Beranda · Teknologi · Olahraga · Entertainment · Gaya Hidup

Cara Mengembalikan Warna Cerah Pada Bibir

BIBIR berwarna hitam sudah pasti bisa mengurangi kepercayaan diri wanita. Umumnya, bibir hitam diakibatkan karena polusi, merokok, penggunaan kosmetik, paparan sinar matahari berlebih hingga ketidakseimbangan hormon.

Untuk mengembalikan bibir kembali cerah, berikut beberapa hal yang harus dilakukan.

Scrub bibir

Caranya, gunakan campuran satu sendok makan madu dan baking soda. Oleskan pada bibir, diamkan campuran tersebut pada bibir Anda selama 10 menit kemudian bilaslah dengan air hangat.

Lip pack

Ambil satu sendok makan gula dan setengah sendok makan air, lalu campurkan. Oles campuran gula dan air pada bibir dengan halus, cara tersebut dapat menghapus sel-sel mati pada bibir Anda. Diamkan selama lima menit untuk mendapatkan bibir cerah.

Bibir toner

Buatlah jus lemon terlebih dulu. Ambil lima tetes jus lemon dan satu tetes gliserin. Oleskan cairan tersebut pada bibir Anda sebelum tidur. Diamkan hingga kering selama 15 menit, kemudian bilas dengan air dingin. Anda akan mendapatkan bibir yang lembut, sehat, dan cerah. Demikian seperti yang dilansir TimesofIndia, Jumat (26/5/2015).

Tips Puasa : 6 Hidangan Makanan Yang Harus di Hindari Saat Buka Puasa

Apakah menu buka puasa Anda sudah sehat atau malah mengiritasi lambung? Sebab saat 6-8 jam perut dalam keadaan kosong akan terjadi peningkatan asam lambung yang dapat menyebabkan gejala sakit maag.

Maka itu, perhatikan 6 hidangan yang sebaiknya dikonsumsi secara bijak saat berbuka yang kami himpun dari berbagai sumber:

1. Gorengan

Siapa yang tidak suka mengonsumsi makanan ini? Gorengan kerap menjadi penganan wajib saat buka puasa. Sayangnya, para ahli kesehatan tidak menyarankan makanan ini saat buka puasa. Dampak buruk gizinya bukan hanya kegemukan tapi juga membuat sejumlah organ tubuh harus kerja keras memproses lemak.

Ahli Gizi, Dr. dr. Saptawati Bardosono M, Sc mengatakan, saat puasa, kita kehilangan banyak karbohidrat, protein dan air, tapi tidak untuk lemak. Untuk itu, tidak dianjurkan makan gorengan saat buka puasa karena lemak akan bertambah dan membuat tubuh makin tambun. (Baca selengkapnya: Hindari gorengan saat buka puasa)

2. Air Es

Saat perut kosong, minum air es dapat membuat tubuh tidak nyaman. "Sewaktu puasa, suhu tubuh kita menghangat sehingga akan lebih baik minum air hangat saat buka puasa," kata Saptawati. (Baca selengkapnya: Buka puasa baiknya minum air hangat).

3. Makanan asam dan pedas

Tak hanya gorengan, makanan yang rasanya asam dan pedas, baiknya dihindari saat buka puasa. Masalahnya, kedua makanan ini bisa mengiritasi lambung karena perut kosong dalam waktu lama.

Ahli penyakit dalam, Dr. Ari F. Syam Sp.Pd mengatakan, buka puasa dengan makanan asam dan pedas secara langsung dapat merusak dinding lambung.

4. Makanan bersantan kental

Mengonsumsi terlalu banyak makanan bersantan saat buka puasa juga dapat meningkatkan kolesterol jahat (LDL). "Santan itu berbahaya karena mengandung lemak tak jenuh sehingga bagi penderita maag, makanan ini dapat melukai lambung," kata Ari.

5. Daging

Saat berbuka puasa, ada baiknya kita menahan diri untuk mengonsumsi beberapa jenis makanan seperti daging. Menurut ahli gizi, Prof. Hardinsyah, daging adalah salah satu makanan yang sulit dicerna.

"Bila dibandingkan dengan jenis makanan lainnya, proses pencernaan daging membutuhkan waktu yang lebih lama. Hal ini menyebabkan metabolisme jadi lambat dan tubuh akan mudah gemuk," katanya.

Ini tidak berarti Anda sama sekali tidak boleh mengonsumsi daging selama puasa. Sebaiknya konsumsi daging dalam jumlah yang tepat dan imbangi dengan asupan serat yang cukup.

Cara Mudah Mengatasi mata Bintitan

Cara Mudah Mengatasi mata Bintitan - BINTITAN atau benjolan kecil yang kemerahan di kelopak mata tentu sangat mengganggu penampilan Anda. Jika Anda kebetulan mengalaminya, jangan sepelekan. Bintitan yang didiamkan lama dapat memburuk rasa sakitnya.

William Schaffner, M.D., seorang profesor kedokteran dan penyakit menular di Vanderbilt University School of Medicine, menjelaskan bahwa benjolan yang punya istilah kedokteran "styes" itu terjadi akibat staphylococcus aureus alias bakteri staph.

“Biasanya, hal itu disebabkan karena tangan yang tidak higienis (karena menyentuh sesuatu yang berdebu), kemudian tanpa sadar Anda menggunakannya untuk menggosok mata” tambahnya, Minggu (7/6/2015).

Jika terjadi, pemeriksaan mata secara menyeluruh merupakan cara tepat untuk mengatasinya, ujar Lisa Park, MD. “Bagi Anda yang kerap terkena styes, pemeriksaan mata secara rutin juga wajib dilakukan,” lanjut profesor klinis optalmologi di NYU Langone Medical Center ini.

Lantas, bagaimana cara sederhana untuk mengobati masalah kesehatan ini? Lisa menyarankan untuk memasukkan air hangat ke dalam botol yang kemudian dibungkus dengan handuk. Tekan kelopak mata menggunakan botol tersebut. Setelah itu, oleskan krim antibiotik sesuai anjuran dokter.

Untuk mencegahnya, kedua ahli tadi menganjurkan agar Anda tidak menyentuh mata dengan tangan yang kotor. “Perlu Anda ingat juga, styes tak bisa lenyap hanya dalam waktu semalam. Jadi, lakukanlah pengobatan styes beberapa hari sebelum Anda menghadapi acara-acara besar” tutupnya.
Powered by Blogger.